Keutamaan, Tata Cara, Dan Bacaan Istighfar Sholat Taubat

 

Shalat taubat merupakan shalat sunah yang dikerjakan dalam rangka bertaubat kepada Allah. Setiap manusia tentu pernah melakukan kesalahan dan dosa. Dosa-dosa kecil dapat dihapus dengan membaca istighfar. Sementara dosa-dosa besar, tidak dapat dihapus hanya dengan istighfar saja. Namun perlu tauban nasuha. Salah satu bentuknya adalah dengan mengerjakan sholat taubat nasuha. 

Seperti namanya, sholat sunnah taubat nasuha ini dikerjakan dalam rangka memohon ampunan dan bertaubat kepada Allah. Sholat taubat nasuha memiliki keutamaan yang luar biasa, seperti :

  1. Diampuni Allah

Orang-orang yang mengerjakan sholat sunah ini akan mendapatkan ampunan dari Allagh SWT. 

  1. Dicintai Allah

Hamba yang bertaubat juga akan dicintai Allah. Mengerjakan sholat taubat nasuha merupakan bentuk kesungguhan seorang hamba untuk benar-benar bertaubat dari dosa dan maksiat. 

  1. Didoakan Malaikat

Hamba yang mengerjakan sholat taubat juga akan didoakan oleh para malaikat. Para malaikat akan memohon ampunan kepada Allah untuk orang-orang yang bertaubat. 

  1. Dimasukkan Kedalam Surga

Pada akhirnya, Allah akan memasukkan orang-orang yang bertaubat kedalam surga-Nya. 

Lalu, bagaimana tata cara mengerjakan sholat taubat? Tidak semua kitab fiqih membahas tentang sholat taubat, bahkan Fiqih Empat Madzhab yang ditulis oleh Syaikh Abdurrahman Al Juzairi tidak membahas soal sholat sunnah taubat ini. Sedangkan Fiqih Islam Wa Adillatuhu dan Fiqih Sunnah membahas shalat sunnah taubat ini.

Baca juga: 4 Rukun Tayamum dalam Ajaran Agama Islam, Harus Tertib dan Urut!

Sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah, bahwa sholat sunat taubat minimal dikerjakan dua rakaat. Setelah sholat kemudian dilanjutkan dengan memperbanyak istighfar, memohon ampunan kepada Allah SWT.  

Berikut tata cara sholat taubat secara praktis :

  1. Baca niat sholat taubat

Bacaan niat sholat taubat yaitu “Usholli sunnatat taubati rokaataini lillahi ta’aala.”

Artinya, “Saya niat sholat sunnah taubat dua rakaat karenaa Allah.”

  1. Takbiratul ihram yang diikuti dengan doa iftitah

  2. Baca surat Al-Fatihah

  3. Baca surat dari Al-Quran

  4. Ruku’ dengan tuma’ninah

  5. I’tidal dengan tuma’ninah

  6. Sujud dengan tuma’ninah

  7. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah

  8. Sujud kedua dengan tuma’ninah

  9. Berdiri lagi untuk menunaikan sholat rakaat kedua

  10. Baca surat Al-Fatihah

  11. Baca surat dari Al-Quran

  12. Ruku’ dengan tuma’ninah

  13. I’tidal dengan tuma’ninah

  14. Sujud dengan tuma’ninah

  15. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah

  16. Sujud kedua dengan tuma’ninah

  17. Tahiyat akhir dengan tuma’ninah

  18. Salam

Setelah sholat sunnah taubat, perbanyak membaca istighfar dan memohon ampunan atas segala dosa kepada Allah SWT. Serta bertaubat dari segala maksiat. Berikut contoh bacaan istighfar yang dapat dibaca sebagai doa usai sholat taubat :

“Astaghfirullahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa atuubu ilaihi.”

Artinya, “Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Bacaan istighfar ini diucapkan 100 kali dengan setulus-tulusnya. Setelah itu membaca doa sholat taubat nasuha seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW berikut ini :

“Allahumma anta robbi laa ilaaha ilaa anta, kholaqtanii wa ana abduka wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A ‘udzu bika min syarii maa shona’tu abuu-u laka bini’ matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii, faghfirlii fainnahuu alaa yaghfirudz dzunuuba ila anta.”

Artinya, “Ya Allah Engaku adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janjimu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmatmu terhadap diriku dan aku mengampuni dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”


Comments