Rangkuman Berita Jogja Hari Ini


Rangkuman Berita Jogja Hari Ini


Dengan semakin meningkatnya orang yang terinfeksi Covid-19, pemerintah pusat akan memberlakukan Pengetatan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM). Semua provinsi di Indonesia juga memberlakukan hal yang serupa, termasuk di Jogjakarta. 

Lalu ada apa saja yang terjadi di Jogja? Mari kita simak bersama rangkuman berita Jogja terbaru sebagai berikut.

  1. Tempat Usaha Yang Bandel Saat PTKM Akan Ditutup Paksa Satpol PP Sleman


Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sleman akan menindak tegas dengan melakukan penutupan secara paksa pada tempat usaha yang bandel saat penerapan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM). Bahkan jika tetap melakukan hal yang serupa, maka pencabutan surat izin usaha pun tidan segan-segan untuk dilakukan. 


“Bagi tempat usaha yang memang beroperasi melebihi batas waktu, akan diberi teguran atau surat peringatan, lalu kalau masih mengulangi, bakal ditutup paksa. Jika melanggar lagi, akan dicabut izin usahanya,” kata Kepala Satpol PP Sleman Susmiarto. Ia pun mengatakan bahwa pembatasan jam operasional, baik itu tempat wisata, pusat perbelanjaan, hingga tempat usaha lainnya, sudah ditentukan waktunya hingga pukul 19.00 WIB. Termasuk juga tempat makan atau restoran. 


Namun ada pengecualian terkait jam operasional di tempat kuliner atau warung makan. Dimana, usaha ini tetap diperbolehkan buka hingga lebih dari pukul 19.00 WIB dengan beberapa catatan. 

“Tempat makan atau kuliner boleh buka sampai lebih jam 19.00 WIB. Namun khusus melayani pesanan untuk dibawa pulang,’ ujarnya. 


  1. Pengantin di Banguntapan Positif Covid-19, Aturan Resepsi Pernikahan Akan Semakin Diperketat


Pasien yang terinfeksi Covid-19 terus meningkat secara signifikan di Kabupaten Bantul. Informasi terbaru, ada sepasang pengantin yang dipastikan tertular virus corona setelah melangsungkan resepsi pernikahan di Kapanewon Banguntapan. 


Fauzan Muarrifin, Panewu Banguntapan, membenarkan informasi ini. Sekarang ini pihaknya mengeluarkan surat edaran yang diperuntukkan pada warganya supaya menggelar resepsi pernikahan dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan. “Di kecamatan kami ada satu pasang pengantin yang terpapar Covid-19. Saat ini mereka melakukan isolasi mandiri,” kata Fauzan. 


Selain di Banguntapan, ada juga beberapa pasang pengantin yang terkonfirmasi Covid-19, tambah Fauzan. Oleh karena itu, untuk mencegah penularan yang semakin meluas di Banguntapan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada calon pengantin dan keluarga yang akan melangsungkan resepsi pernikahan agar digelar sederhana tanpa mengundang banyak tamu yang dapat menimbulkan kerumunan masa. 


  1. Kunci Keberhasilan PTKM, Epidermiolog UGM : Perlu Ketegasan Penegakan Hukum


Seperti yang diketahui bahwa pelaksanaan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) akan dimulai pada Senin (11/1/2021). Akan tetapi, dibutuhkan ketegasan penegakan aturan agar pelaksanaan regulasi yang cukup singkat itu bisa berjalan secara efektif. dr Riris Andono Ahmad, Epidemiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, mengatakan bahwa kunci keberhasilan PTKM adalah konsistensi pemerintah daerah, terutama terkait penegakan regulasi di lapangan.


“ Perlu dipastikan seberapa konsisten pemerintah mengimplementasikan regulasi itu, dalam artian penegakan regulasi di lapangan. Seberapa banyak jumlah penduduk yang bisa dikurangi mobilitasnya selama dua minggu ini.” kata Riris. Ia juga mengatakan bahwa penyebaran kasus virus corona ini disebabkan oleh mobilitas serta kontak yang tinggi dari masyarakat. Selain itu, penularan saat ini juga sudah sangat mengkhawatirkan hingga membebani sistem kesehatan. 


Itulah beberapa rangkuman berita di Jogja seputar kasus Covid-19 dan PTKM. Untuk itu anda harus tetap waspada dan patuhi protokol kesehatan. 


Comments